50 Kota Zona Merah Corona, Untuk Kegiatan Keramaian Pemkab Tunggu Arahan Bupati

50 KOTA,- Kabupaten Limapuluh Kota, masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 di Sumbar terhitung sejak Minggu (10/4) ini. Hal itu berdasarkan meningkatkan jumlah  kasus penyebaran virus Corona yang tejadi sejak sepekan terkhir di daerah tersebut.

“Interval penyebaran Covid-19 di Kabupaten Limapuluh meningkat terhitung sejak sepekan terakhir. Karena itu, Kabupaten Limapuluh Kota masuk sebagai daerah zona merah di Sumbar,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal pada Minggu (11/4) siang.

Sementara Pemkab Limapuluh Kota melalui juru bicara Covid-19 Dedi Permana mengatakan, ada lonjakan kasus yang siknifikan  di dua titik.  Yakni di Kecamatan Akabiluru dan Kecamatan Kapur IX.

“Di Akabiluru itu ada 83 kasus dan di Kapur IX ada 48 kasus. Ini yang membuat Kabupaten Limapuluh Kota masuk ke zona merah penyebaran Covid-19,” kata Dedi Permana pada Minggu (11/4) malam.

Meski demikian, katanya, dalam hitungan sepekan terakhir memang sudah ada penurunan kasus. Yaitu dari seluruh yang positif, sudah ada beberapa kasus dinyatakan negatif.

“Swab kedua terhadap kasus yang positif, sudah ada yang negatif. Di Akabiluru contohnya, semula lebih 80 kasus positif sekarang disana bersisa sekitar 50 kasus,” katanya.

Diakui Asisten I itu, terhadap status sebagai daerah zona merah, Pemkab Limapuluh Kota sudah berupaya maksimal untuk memutus penyebaran virus Corona tersebut. Salah satunya dengan menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Tetapi, kata Dedi lagi, untuk aktifitas yang melibatkan keramaian, kebijakan tersebut akan dibahas Pemkab Limapuluh Kota bersama tim Satgas penanganan Covid-19. “Senin (12/4) ini akan rapat bersama tim Satgas Covid untuk membahas ini bersama bupati. Menunggu bagaimana instruksi kedepannya,” ucapnya lagi.

Sebagai juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota, Dedi Permana berharap untuk beberapa hari kedepan ada penurunan kasus daerahnya itu. Sehingga, status sebagai zona merah Covid-19, berubah ke zona yang lebih baik.

 “Mudah-mudahan ada penurunan kasus dan Limapuluh Kota bukan zona merah lagi kedepannya,” ucap Dedi Permana. (RANDI/ADI)