Banjir Bandang Rusak Sawah, Jalan dan Rumah Warga di Siamang Bunyi Suliki

50 KOTA,– Curah hujan yang tinggi menyebabkan terjadinya longsor di Jorong Soriak Siamang Bunyi Nagari Suliki Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (9/5) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kejadian ini mengakibatkan berbagai kerugian seperti rusaknya beberapa rumah dan jembatan penyeberangan, hingga sempat tertutupnya akses ke jorong tersebut. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

Wali Nagari Suliki Joni Andria Wardi, Senin (10/5), menerangkan bencana alam akibat cuaca ekstrim di Jorong Sariak Siamang Bunyi mengakibatkan runtuhnya tapak gajah jembatan sehingga mengkawatirkan untuk di laluin sehingga mengkawatirkan untuk di lalui oleh masyarakat. Kerugian ditaksir Rp. 50.000.000

Kemudian masuknya air bah ke rumah salah seorang warga, Fidria Marni sehingga mengakibatkan Barang ada yang hanyut terbawa air, lumpur, sampah dan bahan materil bertumpuk di dalam rumah tersebut. Kerugian ditaksir Rp 35.000.000

Jebolnya Dinding rumah bagian belakang warga lainnya Karena tertimpa longsor dari bukit di belakang rumah dan juga pepohonan menimpa rumah tersebut. Kerugian ditaksir Rp. 50.000.000

Rusaknya persawahan penduduk sebanyak 50 Ha. 19 Kepala Keluarga yang baru saja ditanami tertimbun bahan materil lumpur dan kayu-kayu yang mengakibatkan masyarakat gagal panen. Kerugian ditaksir Rp 300.000.000

Runtuhnya Bukit beserta pepohonan meninbun badan Jalan dengan panjang 50 Meter tinggi 4 Meter. Hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda 2 dan masyarakat setempat melaksanakan gotong royong dengan alat seadanya. 2 dan masyarakat setempat melaksanakan gotong royong dengan alat seadanya. (BERBAGAI SUMBER)