Berdiri Megah dan Indah, Inilah Gedung Satu-satunya yang Dilengkapi Lift di 50 Kota

50 KOTA,- Berdiri megah dan indah. Apabila dilihat dari kejauhan bak seperti gedung pusat perbelanjaan di kota-kota besar, mall ataupun plaza.

Begitulah tampak salah satu gedung milik Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang berada di Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Gedung yang tampak cerah tersebut, baru saja selesai dibangun dan sudah diserahterimakan pengelolaannya dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ke pihak kampus kebanggaan Luak Limopuluah tersebut.

Bangunan yang memiliki 4 lantai itu, merupakan satu-satunya gedung di Kabupaten Limapuluh Kota yang dilengkapi fasilitas lift. Tak hanya lift, gedung seluas 2710 meter persegi itu, juga dilengkapi berbagai fasilitas modern lainnya.

“Untuk pengelolaan gedung, sudah diserahterimakan dari Kementerian PUPR ke pihak kampus. Gedung dimanfaatkan untuk ruangan perkuliahan, kantor, perpustakaan serta aula pertemuan,” ucap Direktur Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Elvin Hasman melalui Wakil Direktur I Harmailis pada awal Maret lalu.

Dijelaskannya, pembangunan gedung 4 lantai itu, menghabiskan anggaran sekitar Rp 50 Miliar. Dibangun secara bertahap sejak 2014 lalu. “Pembangunan gedung sempat mangkrat karena masa transisi pemerintahan. Kementerian Pendidikan (Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi ) tidak menganggarkan lagi kelanjutan pembangunan gedung. Akhirnya terbengkalai,” katanya.

Kemudian, Presiden Joko Widodo menerbitkan Pepres nomor 43 Tahun 2019 tentang upaya menyelesaikan Kontruksi Dalam Pekerjaan (KDP) terhadap gedung mangkrak. Akhirnya, kelanjutan gedung kampus yang berada utara Sumbar tersebut berpindah ke Kementerian PUPR. Pemerintah pusat menganggarkan setidak Rp 30,5 Miliar untuk kelanjutan pembangunan gedung itu hingga selesai.

“Alhamdulillah. Rencananya, gedung baru akan diresmikan oleh pak Menteri. Ini harapan kami. Kalau bisa Menteri PUPR dan Menteri Pendidikan. Insha Allah,” ucapnya lagi.

Saat serahterima gedung, kepada Balai Perumahan Pemukiman Wilayah Sumbar dan Kementerian PUPR, Direktur Politekni Pertanian Negeri Payakumbuh menyampaikan, fungsi gedung baru merupakan salah satu upaya dalam mengatasi kekurangan ruangan perkuliahan. Karena bertambahnya 4 program studi baru.

Sedangkan Kementerian PUPR melalui Direktur Prasarana Strategis Iwan Suprijanto mengatakan, gedung baru Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dalam proses untuk mencetak SDM Indonesia. Apalagi, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh adalah salah satu kampus tempatnya anak-anak Indonesia untuk menuntut ilmu. Ada 1700 mahasiswa dari Sabang sampai Merauke yang berkuliah di Politeknik Negeri Payakumbuh.

“Manfaatkan dengan baik, kelola dengan sempurna. Kalau ada kerusakan gedung serahkan konstruksi ke PUPR. Tetapi untuk Standar Operasional Pelayanan gedung, sepenuhnya pada pihak kampus,” kata Iwan Suprijanto yang saat itu sedang bertugas sebagai Ketua Satgas gempa di Mamuju. (RANDI/ADI/HERPA/ALI)

BACA JUGA : https://infowarga.co/seorang-mahasiswa-umsb-asal-bukittinggi-tewas-di-harau-saat-mengikuti-kegiatan-kampus-keluarga-histeris/