Di Tanah Datar, 21 Nagari Bakal Gelar Pemilihan Serentak

TANAHDATAR,- Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) nomor 4 tahun 2020, pemilihan wali nagari (Pilwana) serentak di Tanah Datar telah dijadwalkan tahap persiapan 10 Februari 2020 hingga penetapan pemenang Pilwana 13 Oktober 2020.

“Kita telah laksanakan tahapan sesuai yang diatur dalam Perbup Tanah Datar, karena pandemi Covid-19 melanda, tahapannya ditunda sesuai surat Mendagri pada 27 Maret 2020,” kata Kepala Dinas PMDPPKB Nofenril, Selasa (7/9).

Disebutkan Nofenril, tahapan yang telah dilaksanakan dimulai dari pembentukan panitia pemilihan kabupaten dan tingkat nagari, penyerahan dan pemuktahiran data Daftar Pemilih Sementara (DPS) sampai ke sebagian tahapan pencalonan.

“Saat ditunda sesuai surat Mendagri, bakal calon wali nagari yang telah ditetapkan Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) sebanyak 122 orang dari 21 nagari di 11 kecamatan se Tanah Datar,” katanya.

Karena pandemi Covid-19 cukup tinggi terjadi di Indonesia dan Tanah Datar khususnya, Kemendagri telah enam kali membuat surat penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa atau wali nagari serentak dan pemilihan antar waktu yang dialamatkan kepada bupati dan walikota se Indonesia.

“Selaku pemerintah daerah kita harus patuh dan taat terhadap pemerintah pusat terhadap penundaan Pilwana ini sesuai arahan Mendagri. Pemkab menindaklanjuti juga dengan surat Sekda serta Perbup Tanah Datar nomor 26/2020 tentang penundaan jadwal Pilwana,” ujarnya.

Sesuai surat Mendagri nomor 141/6251/SJ, 9 Agustus 2021 yang menyebutkan penundaan Pilwana dilakukan dalam rentang waktu dua bulan ke depan, setidaknya sedikit memberikan harapan Pilwana bisa dilaksanakan pada 2021 ini, katanya.

“Kita berharap tidak ada lagi penundaan Pilwana ini, sehingga selepas 9 Oktober, tahapan lanjutan Pilwana bisa dilaksanakan sehingga pertengahan Desember 2021, 21 Nagari akan mempunyai wali nagari yang baru. Agar Pilwana dapat dilanjutkan tahun ini sejalan dengan dana yang telah dianggarkan untuk pelaksanaan Pilwana Serentak.


Dalam anggaran 2021 ini sudah disiapkan untuk pelaksanaan Pilwana ini, termasuk penyediaan elemen dan alat pendukung prosedur kesehatan (Prokes) saat pencoblosan di TPS, seperti penyediaan APD bagi petugas, masker dan lainnya, demikian juga pemerintah nagari juga sudah menganggarkan pelaksanaan Pilwana ini,” ujarnya. (FM)