Dulu Terlihat Indah Kini Tampak Lusuh, Tugu Sakido Mura Di Koto Alam Yang Terabaikan

LAPORAN : S. NEFRI

50 KOTA,- Dulu tugu yang satu ini sempat menjadi salah satu ikon kebanggan Limapuluh Kota. Tugu Sakido Mura namanya.

Tugu Sakido atau tugu garis khatulistiwa atau dengan istilah lain sebagai tugu ekuator yang terletak di Nagari Koto Alam Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Ada saatnya, bayangan benda yang terpancar dari sinar matahari, tidak terlihat dari tugu ini. Bayangan menghilang, begitu sebutan warga sekitar. Disitu lah uniknya tugu Sakido Mura tersebut.

Kata lain, tugu itu merupakan sebuah garis imajimasi yang di tengah-tengah planet, garis lurus antara bumi dan matahari. Tugu yang masih berdiri kokoh ini, malah terkesan dibiarkan tanpa adanya pemeliharaan. Sejarahnya, tugu itu, didirikan pemerintah jelang pada masa penjajahan. Terletak tepat di tepi jalan lintas Riau-Sumatera Barat.

Saat ini tugu tersebut seakan dibiarkan tanpa ada perhatian dari pihak mana pun. Padahal jika dikelola serta ditata dengan baik dapat dijadiakan sebagai destinasi wisata.

Ketua Pemuda Nagari Koto Alam, Rapi menyampaikan, keberadaan Tugu Sakido Mura atau telur gajah memiliki nilai han makna penting bahwa didaerah ini dilewati oleh garis ekuator. “Seharusnya menjadi berkah bagi daerah sekitar apabila tugu telur gajah tersebut terawat juga terpelihara dengan  baik,” kata Rapi.

Sedangkan, Abdul Malik  Walinagari Koto Alam berharap banyak agar pihak-pihak yang berkompeten dapat memberikan perhatian khusus. “Karena disitu ada nilai sejarah yang sudah ratusan tahun berdiri. Ini potensi yang luar biasa tapi saat ini terabaikan,” pungkas Abdul Malik. (*)