Innalillah, Perkembangan Kecelakaan di Tanah Datar dan Sitinjau Lauik Korban Tewas Bertambah

SUMBAR,- Dua kecelakaan hebat di Sumbar yang terjadi hampir dalam waktu bersamaan di lokasi yang berbeda pada Kamis (15/4) sekitar pukul 10.00 Wib, meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga korban.

Dalam kecelakaan yang terjadi di Batipuah, Kabupaten Tanah dan pendakian Sitinjau Lauik Padang, mengakibatkan korban jiwa, malahan korban tewas jadi bertambah jadi 6 orang. 4 korban kecelakaan di Tanah Datar dan 2 korban kecelakaan Sitinjau Lauik.

Bus PO Gumarang Jaya bernomor polisi BE 7320 CU yang melintas di jalan Padang Panjang- Solok dan hendak menyelip bus lain didepannya, malah menggerudu 5 murid SD yang sedang berdiri di trotoar seberang jalan.

Dalam kecelakaan tersebut, yang awalnya 3 korban tewas, malah bertambah. Sekitar pukul 17.50 Wib, satu korban lagi yang sempat dirawat di rumah sakit terdekat, menghembuskan nafas terakhir.

“Satu korban lagi meninggal dunia. Ada 4 korban yang meninggal dunia. Peristiwa kecelakaan masih ditangani unit laka,” kata Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi melalui Kepala Satuan Lalulintas AKP Deni Antonis pada Kamis (15/4) malam.

Keempat korban meninggal dunia tersebut, merupakan murid SD yang masih berumur 9 tahun. Sedangkan 1 korban lagi, masih dalam perawatan medis karena mengalami luka .

Sementara, kecelakaan yang terjadi di jalur ekstrim Padang- Solok dititik Sitinjau Lauik, menewaskan 2 orang. Yakni antara ibu dan anak penumpang sepeda motor.

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir melalui Kepala Satuan Lalulintas Kompol Syukur Hendri serta Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Edriyan Wiguna mengatakan, kecelakaan berawal ketika truk boks yang hendak menuruni tanjakan Sitinjau Lauik.

Ketika sedang melaju, ternyata truk warna putih dari arah Solok ke Padang itu malah mengalami rem blong. Akhirnya laju truk tak terkendalikan hingga menambrak kendaraan yang ada didepannya.

Minibus yang ada didepan, langsung dihantam truk tersebut serta 4 kendaraan lainnya secara beruntun. Bahkan, sepeda motor ikut diseret truk sampai terhenti dibawah pohon.

Usai dihantam truk, 2 minibus masuk jurang. Sedangkan, sepeda motor diseret truk hingga puluhan meter. Ibu dan anak sebagai penumpang sepeda motor pun tewas. Sedangka, 10 korban lainnya yang ada di mobil mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir menghimbau, agar pengemudi tetap berhati-hati dan selalu mencek kondisi kendaraan setiap akan bepergian. Hal tersebut sebagai upaya untuk menghindari terjadinya kecelakaan. (BERBAGAI SUMBER)