Pemilik Warung di Payakumbuh Harus Hati-Hati, Penipu Jual Tabung Gas Berkeliaran

PAYAKUMBUH,- Kepada pemilik warung harian yang ada di Kota Payakumbuh harus waspada dan hati-hati. Pasalnya, akhir-akhir ini marak penipuan dengan sasaran warung harian dengan modus jual tabung gas.

Salah seorang korban yakni Shinta (29) warga Nan Kodok, Kecamatan Payakumbuh Utara pernah didatangi salah seorang yang mengaku sebagai penjual tabung gas melon isi 3 kg.

“Kejadian pada 23 April 2021 lalu, pas kondisi sepi sholat Jumat. Pelaku datang untuk menawarkan tabung gas. Kemudian, dia mengiming-imingi meminjamkan banyak tabung. Kemudian harus bayar dulu Rp 300ribu,” katanya.

Ketika uang sudah diterima pelaku, dia mengaku pergi untuk menjemput tabung. Tetapi ketika ditunggu-tunggu, ternyata dia tidak kembali,”kata Shinta.

Hal yang sama juga dialami keluarga Herliza Zamri pada 20 Mei lalu di Balai Gurun, Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara. “Ciri-ciri pelaku tinggi, tidak terlalu kurus, kulit sawo matang. Dia datang dengan mobil,” ujar Herliza pada Senin (24/5) siang.

Kronologis penipuan tersebut, katanya, pelaku datang ke warung korban yang saat itu dijaga oleh orang tua korban. Didalam warung, pelaku pura-pura menanyakan anggota keluarga korban. “Pelaku menanyakan dari uda, uni, terus, dimana uda kerja. Selah itu pelaku beli sebatang rokok,” katanya.

Ketika sedang belanja, pelaku mengatakan kepada orang tua korban tersebut bahwa suami korban memesan gas kepadanya dan menawarkan untuk membeli gas 5 tabung.

“Selain itu, pelaku juga akan meminjamkan 5 tabung lagi. Karena totalnya 5 tabung dengan pelaku meminta harga Rp 750ribu. Sementara uang ada cuma Rp 300ribu. Maka pelaku meminta untuk dibayar 2 tabung saja. Karena tak menaruh curiga, keluarga korban membayar permintaan pelaku sebanyak Rp 300ribu.

“Ketika uang diberikan, orang tua saya di suruhnya membuat alas untuk letak gas tersebut. Saat orang tua lengah, pelaku kabur, tancap gas dengan mobil,” katanya.

Korban dari penipuan terhadap rayuan pelaku yang akan menjual tabung gas tersebut, tidak hanya itu saja. Melainkan masih ada korban lainnya dengan nilai kerugian bervariasi hingga ratusan ribu rupiah.

Korban pun berharap, penegak hukum bisa mengungkap penipuan terhadap jual tabung gas oleh orang yang tak bertanggung jawab itu. (RANDI/ ADI)