Ikut Program BPJS Kesehatan, Antisipasi Apabila Sakit

50 KOTA,- Menjadi peserta BPJS Kesehatan, menjadi kebanggan tersendiri bagi Eko Wahyudi. Pria 33 tahun itu, bersyukur ikut program pemerintah karena dengan BPJS Kesehatan setidaknya bisa untuk antisipasi apabila sakit.

“Manfaatnya sebagai peserta BPJS Kesehatan ya itu, antisipasi apabila sakit. Ketika sakit, kita tidak direpotkan lagi masalah biaya,” kata Eko baru-baru ini.

Pria yang berprofesi sebagai pegawai kontrak tersebut sudah merasakan manfaat  sebagai peserta BPJS Kesehatan. “Ketika dulu, pernah berobat dengan memanfaatkan BPJS Kesehatan. Yaitu saat mencabut gigi di Puskesmas,”ucapnya.

Warga Nagari Gurun, Kecamatan Harau itu berpendapat, ikut sebagai peserta BPJS Kesehatan sama dengan menabung. Walapun jarang sakit tetapi dengan adanya BPJS Kesehatan sewaktu-waktu  tidak perlu memikirkan biaya lagi.

Selain itu, katanya, dengan adanya BPJS Kesehatan, proses berobat akan lebih cepat. “Kita hanya melihatkan kartu saja ke petugas kesehatan dan langsung diproses,” ucapnya.

Kemudian, dari segi fasilitas, bapak satu anak itu merasakan fasilitas yang diberikan sangat baik. Begitu juga dengan pelayanan petugas kesehatan, dirinya dilayani dengan baik.

Eko Wahyudi merupakan peserta BPJS Kesehatan kelas I. Ikut program BPJS Kesehatan merupakan tabungan untuk masa depan. Tabungan yang didapat tersebut, tidak berupa uang melainkan pelayanan demi kesehatan.

“Kalau masalah kesehatan diri, kita tidak tau. Hari ini terlihat sehat dan besok malah sakit. Kalau ada uang untuk berobat tidak masalah. Tetapi, apabila uang kebetulan habis saat sakit, itu yang jadi masalah. Mau berobat malah jadi susah. Itu pentingnya BPJS Kesehatan, jadi tabungan masa depan demi jiwa dan raga yang yang sehat,” ucap Eko lagi. (RANDI/ADI)