Lanjutkan Pembangunan Daerah Ujung, Ketua DPRD Sumbar Datangi Warga Sialang dan Galugua

50 KOTA,- Ketua DPRD Sumatera Barat, Supardi kunjungi nagari Sialang Kecamatan Kapur IX sepanjang Kamis (18/3) kemarin.

Kedatangan politis Gerindra tersebut dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat didua nagari ujung Limapuluh Kota itu, yakni Sialang dan Galugua.

Kedatangan Supardi bagi warga setempat   menjadi berkah tersendiri dan bagaikan angin segar, apalagi yang datang adalah pejabat teras Sumbar. Mengingat, kondisi infrastruktur  jalan Sialang menuju Galugua yang kian memprihatinkan dan menjadi kewenangan Pemprov Sumbar.

Wali Nagari Sialang Zasmurdi Khatib mengatakan, kedatangan Ketua DPRD Sumbar itu menumpangkan harapan untuk bisa memberikan perhatian khusus terhadap Sialang dan Nagari Galugua yang memang sampai saat ini kondisi jalan menuju ke daerah tersebut sungguh sangat memprihatinkan.

Tak hanya Zasmurdi Khatib, wali nagari se Kecamatan Kapur IX melalui asosiasi para wali nagari secara bersama-sama berjuang untuk pemerataan pembangunan bagi masyarakat  Galugua.

Wali Nagari Koto Bangun Yusarlis Dt Sutan Pangulu telah berulang kali setiap mengadakan diskusi dengan wali nagari yang lain di Kecamatan Kapur IX, untuk sama-sama berjuang terhadap perbaikan ruas jalan dari Sialang-Galugua sepanjang 25 kilometer.

Harapan besar juga diungkapkan Wali Nagari Galugua Zulfahmi yang tidak akan pernah bosan apalagi patah semangat untuk selalu berjuang bersama dengan masyarakat terhadap akses ke daerah yang dipimpinnya itu.

Sementara, dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Sumbar tetap berkomitmen dan konsisten untuk sama-sama berjuang dengan masyarakat agar peruntukkan pembangunan sampai ke Kapur IX terutama Nagari Galugua.

“Untuk pembangunan, agar porsinya lebih ditambah bagi perbaikan juga pemeliharaan ruas jalan Sialang-Galugua  kedepannya. Ini adalah tanggung jawab Pemprov dan tanggung jawab kami sebagai Ketua DPRD Sumbar apalagi dari Dapil Payakumbuh- Limapuluh Kota,” ucap mantan anggota DPRD Payakumbuh itu.

Semoga saja, katanya, harapan masukan dari masyarakat Kapur IX jadi skala prioritas pembangunan yang tertuang pada APBD Sumbar dan didukung APDB daerah,” ujar Supardi. (RANDI/ADI/NOF/ALI/HERPA)

BACA JUGA : https://infowarga.co/begini-perjuangan-guru-mengajar-ke-daerah-paling-ujung-50-kota-bermandi-lumpur-sudah-jadi-hal-biasa/