Pemkab Bangun Saluran Irigasi Untuk Kawasan 1000 Hektar di Nagari Balai Panjang

50 KOTA,- Masyarakat Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban sangat merasa bersyukur. Kenapa tidak, meski di masa pandemi Covid-19 dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, nagari yang berada di kaki Gunuang Sago tersebut masih kecipratan proyek infrastruktur.

Ketika banyak proyek fisik yang sudah dialokasikan untuk nagari lain tetapi karena pandemi Covid-19 serta adanya refocusing anggaran serta berdampak tertunda bahkan gagal proyek fisik yang awalnya sudah dianggarkan.

Tetapi, untuk Nagari Balai Panjang, proyek fisik tetap berjalan. Yakni proyek pembangunan saluran irigasi Lurah Bukik. “Disana, juga sering kekurangan air untuk kawasan pertanian. Sehingga petani sangat butuh saluran irigasi permanen,” kata Kepala Dinas PUPR Limapuluh Kota Yunire Yunirman melalui PPK Yuhendri pada Selasa (24/8) siang.

Saluran yang dibangun tersebut, ucapnya untuk mengaliri kawasan pertanian seperti sawah dengan luas lebih kurang 1000 hektar. “Proyek tersebut dibangun dengan pagu dana Rp 753 juta dari APBD Limapuluh Kota dan dikerjakan rekanan CV Kurva,” katanya lagi.

Sementara, pihak rekanan CV Kurva Boy Kurniawan mengatakan, saluran irigasi tersebut dibangun sepanjang 1000 meter yang membentang di areal pertanian masyarakat Balai Panjang. Proyek tersebut, katanya, dikerjakan dari Juni hingga September mendatang.

“Sampai menjelang Agustus ini, bobot pekerjaan sudah mencapai 70 persen. Progres ini terus kami kejar menjelang kontrak berakhir. Insha Allah,” katanya. (TIM)