Beruang Masuk Pemukiman di Ketinggian, Begini Kata Walinagari Sarilamak

50 KOTA,- Sudah dua pekan ini, hewan buas berkuku panjang dan bertaring tajam yakni beruang hitam mondar-mandir dekat pemukiman warga di Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota, Sumbar.

Dua pekan itu, binatang berbulu lebat tersebut mendekati pemukiman masyarakat untuk mencari makan. Bahkan, pada Kamis (22/4) malam, beruang tersebut terlihat ganas dan berupaya menyerang warga.

Yaitu ketika hewan tersebut berhasil masuk perangkap, tetapi ketika perangkap berupa kerangkeng hendak kunci warga malahan hewan tersebut berhasil keluar dan berusaha kabur hingga menyerang warga.

“Beruang sangat besar dan mencoba menyerang kami,” kata Syeh Mulyadi pada Kamis (22/4) malam. Ucapnya, ada 4 orang saat itu, karena hewan yang cukup besar akhirnya mereka lari terbirit-birit.

Sementara, Walinagari Sarilamak Olly Wijaya mengatakan, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah mendatangi lokasi munculnya beruang tersebut pada Jumat (23/4) pagi.

Diceritakan Walinagari, beruang tersebut muncul dari lereng perbukitan dan mendekati pemukiman. Disana, juga ada tempat ibadah masyarakat.

Olli Wijaya juga menghimbau, agar masyarakat tetap waspada dan menghindar apabila melihat hewan buas tersebut.

“Kami meminta BKSDA benar-benar untuk menangkap beruang tersebut. Karena, jangan sampai masyarakat melakukan penangkapan sendiri. Karena, ini berbahaya dan jangan sampai masyarakat berbuat salah. Hal itu mengingat beruang tersebut hewan dilindungi,” katanya.

Olly mengingatkan, jangan sampai ada lagi warganya yang berurusan dengan penegak hukum terkait antisipasi dari bahaya hewan yang dilindungi. Seperti kejadian sebulan lalu, yakni ketika adanya harimau dahan yang mengincar dan memakan ternak warga. (RANDI /ADI)