Ketiga Pemudik yang Hanyut di Perbatasan Sumbar-Riau Ditemukan Tewas

50 KOTA,- Innalillah, ketiga korban yang hanyut ketika hendak melakukan perjalanan mudik lebaran dengan melintasi jalur alternatif Sumbar-Riau akhirnya ditemukan

Ketiga korban ditemukan dalam waktu berbeda sejak Jumat (14/5) pagi, 2 di dikawasan Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Riau dan 1 di Kapur IX.

Tetapi naas, ketiga korban yang sempat menumpati perahu hingga terbalik itu, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Titik penemuan korban ketiga yakni berada di koordinat 00 16′ 42″ S, 100 35′ 23″ E. “Untuk identitas masih dikonfirmasi. Untuk petugas dalam perjalanan menuju titik penjemputan awal,” tulis Kepala Pos SAR Limapuluh Kota Robby Syahputra di Grup WhatsApp Pos SAR pada Jumat (14/5) siang.

Korban ketiga yang ditemukan oleh tim gabungan SAR Limapuluh Kota, berada terpisah dari lokasi penemuan 2 korban sebelumnya.

“Korban ditemukan sekitar 2 sampai 3 kilometer dari terbaliknya perahu kawasan Muaro Paiti Kapur IX,” katanya lagi.

Sedangkan 2 korban sebelumnya ditemukan berada sekitar 30 hingga 50 kilometer dari lokasi terbaliknya perahu dan sudah masuk ke wilayah Riau, tepatnya di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Riau.

Korban tersebut, yakni Novi Arismen (31) warga Aur Kuning Payakumbuh. Sedangkan 2 korban yang ditemukan sebelumnya yakni Fadil Irsandi ( 20) dan Rajid (30) warga Pesisir Bayang.

Pada berita sebelumnya, tiga pemudik yang hendak melintas dari Riau masuk Sumbar hanyut dibawa arus sungai Batang Kapur. Perahu yang ditumpangi 4 pemudik dengan tujuan Payakumbuh itu, terbalik. Satu berhasil menyelamatkan diri dan 3 lainnya malah dibawa arus sungai.

Sampai berita ini diturunkan, sudah seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Petugas pun masih melakukan evakuasi terhadap korban. (RANDI/ ADI/ ALI)