Astaghfirullah, Beruang Setinggi Hampir 2 Meter Masuk Pemukiman dan Mulai Serang Warga Ketinggian Sarilamak

50 KOTA,- Sejumlah warga di Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau ditakutkan dengan masuknya dua ekor binatang buas jenis beruang hutan ke pemukiman warga setempat.

Bahkan, beruang tersebut mulai menyerang warga sehingga mengancam terhadap keselamatan penghuni perkampungan yang ada di dekat perbukitan tersebut.

“Barusan, kami dikejar beruang. Salah satu dari kami ada yang terjatuh. Untung saja bisa menyelamatkan diri. Kami kucar-kacir kabur dari kejaran beruang,” kata Syieh Mulyadi tokoh Ketinggian Sarilamak kepada tim Info Warga pada Kamis (22/4) pukul 22.40 Wib.

Dijelaskannya, ada dua ekor beruang yang terlihat kelaparan dan sedang cari makan. Satu ekor terlihat sangat besar, hampir setinggi 2 meter. Sedangkan satu ekor lagi beruang kecil.

“Warnanya hitam, sangat besar. Satu lagi beruang kecil,” katanya. Beruang tersebut, ucapnya, tidak hanya kali ini masuk ke pemukiman warga. Melainkan sudah berada sejak 15 hari terakhir ini.

Warga pun berupaya menangkap hidup-hidup beruang tersebut dengan cara memasang perangkap. Tetapi hal tersebut belum berhasil.

“Tadi beruang sempat masuk perangkap. Kami berencana akan mengunci perangkat tetapi karena kuatnya beruang sehingga lepas dan mengejar kami berempat,” ucapnya lagi.

Syeh Mulyadi mengaku sudah berupaya meminta bantuan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang ada di Limapuluh Kota tetapi harus menunggu keesokan harinya. “Tadi sudah coba menghubungi pihak BKSDA tapi katanya besok pagi ke lokasi. Padahal 2 ekor beruang masih mondar-mandir di dekat kami,” ucapnya.

Masuknya beruang ke pemukiman, membuat takut warga setempat, terutama keluar rumah malam hari untuk beribadah Ramadhan sholat Tarwih ke mesjid.

Sebulan sebelum, warga setempat digegerkan dengan masuknya hewan buas harimau dahan ke pemukiman. Belasan ekor kambing warga, dimakan harimau dahan tersebut. (RANDI/ADI/NOF)