Bersenggolan Saat Joget Orgen Tunggal, Remaja di Sariak Laweh Dikeroyok Hingga Babak Belur oleh 6 Pemuda

50 KOTA,- Satuan Reserse Kriminal Polres Payakumbuh berhasil mengamankan 6 orang pemuda baru-baru ini di Nagari Sariak Laweh, Kecamatan Akabiliru. Keenam pemuda tersebut, tiga diantaranya masih berstatus pelajar.

“Satu lawan enam. Korban pun babak belur. Motifnya, salah seorang kawan tersangka bersenggolan pada saat acara organ tunggal pesta. Kemudian tidak senang dan mengadu ke genk nya. Dari sana terjadi pengeroyokan,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Aknopilindo serta Kanit Reserse Kriminal Ipda Aiga Putra pada Jumat (6/8) sore.

Mereka tersangka yang diamankan tersebut, yakni NH (16) dan FA (17) sesama warga Piladang, MH (16) warga Simpang Batu Ampa. Ketiganya ini merupakan masih berstatus pelajar. Kemudian, M (22) warga Piladang, TI (20) dan LA (20).

Diceritakan Kasatreserse Kriminal, penganiayaan secara bersama – sama itu, terjadi pada 27 Juli lalu sekira pukul 02.00 Wib. Saat itu ada pesta orgen tunggal di Kenagarian Sariak Laweh.

Ketika sedang asyik goyang-goyang, korban yang diketahui berinisial RPU tak sengaja menyenggol salah seorang tersangka. Karena tak terima disenggol, tersangka memberitahu anggota gengnya dan terjadilah penganiayaan secara bersama – sama.

“Korban mengakibatkan luka robek pada alis kiri, luka robek dibagian kiri kepala, dan luka lebam dibagian bawah mata kiri dan kanan. Barang bukti yang diamankan berupa 1 cincin titanium. Setelah korban melapor, pada 5 Agustus keenam tersangka berhasil ditangkap,” ucapnya lagi.

Kini, keenam tersangka tersebut sudah mendekam di sel Mapolres Payakumbuh untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (TIM)