Lareh Sago Halaban Daerah Pertama Yang Didatangi Bupati Safaruddin

LAPORAN : ADI/RANDI

50 KOTA,- Kecamatan Lareh Sago Halaban merupakan daerah pertama yang dikunjungi Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo setelah resmi menjabat sebagai bupati dengan berpakaian dinas lengkap pada Selasa (2/3) siang.

Safaruddin mengunjungi Jorong Tanjung Gadang, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban dalam rangka menyerahkan bantuan terhadap salah seorang warga disana yang terdampak bencana kebakaran yang terjadi pada Senin (1/3) sore.

Kedatangan orang nomor satu di Limapuluh Kota itu, tidak sendirian. Safaruddin Datuak Bandaro Rajo didampingi Sekdakab Widya Putra, Kepala Dinas Damkar, Alfian, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rahmadinol, Camat Lareh Sago Halaban Elfi Zen serta Wali Nagari Tanjuang Gadang Rilson Datuak Mangguang serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dirumah korban kebakaran, Safaruddin sempat menyerahkan sejumlah bantuan, dari pakaian, alat tulis hingga logistik makanan. “Kami atas nama pemerintah daerah, turut berduka. Ini musibah kita bersama,” ucap Safaruddin kepada pihak keluarga korban.

Safaruddin pun bangga melihat kekompakan warga Tanjuang Gadang yang saling bekerja sama membantu korban kebakaran. Sehari pasca kebakaran, warga beramai-ramai mendirikan kembali rumah yang terbakar secara swadaya.

Karena itu, Ketua DPD Golkar tersebut juga menugaskan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran untuk menurunkan anggota ke lokasi kebakaran pasca kejadian. “Petugas pemadam dikerahkan untuk ikut bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Kemudian petugas ditempatkan untuk ikut membantu pihak keluarga korban dalam bergotong royong untuk mendirikan rumah korban kebakaran,” kata Safaruddin.

Hal tersebut, katanya setidaknya mampu meringankan beban korban dari kebakaran. Selain itu, Safaruddin berpesan agar warga selalu waspada terhadap sumber api yang akan membahayakan penyebab kebakaran.

“Dalam meninggalkan rumah, harus di cek kembali apakah ada api yang masih menyala. Kemudian, colokan kabel listrik juga diperhatikan sehingga tidak memicu terjadianya kebakaran,” katanya lagi.

Sementara, Wali Nagari Tanjuang Gadang berterimakasih atas kepedulian Bupati Safaruddin yang baru dilantik langsung mendatangi korban kebakaran.

Ketika Pilkada 2020, Nagari Tanjung Gadang, bukan suara basis bagi pasangan Safaruddin-Rizki Kurniawan. Malahan, disana, pasangan yang diusung Golkar, PPP dan PKS itu mendapatkan suara paling sedikit dari 4 pasangan calon. Dari sekitar 2500 partisipasi pemilih, Safaruddin hanya mendapatkan 275 suara atau sebesar 11 persen.

Hal itu, juga disebabkan karena adanya putra daerah Tanjung Gadang yang maju sebagai calon Bupati Limapuluh Kota, yakni Ferizal Ridwan yang maju melalui jalur perorangan.

Tetapi, meski mendapatkan suara paling sedikit, tidak mengurungkan niat Safaruddin untuk berbuat terhadap masyarakat Lareh Sago Halaban. Malahan Tanjung Gadang merupakan nagari perdana yang didatangi oleh Safaruddin.

“Pilkada sudah usai, tidak ada lagi perbedaan. Mari bersama membangun Limapuluh Kota,” kata Safaruddin beberapa waktu lalu. (*)